4 June 2020
Comments 0
Category Tips & Trick
4 June 2020, Comments 0

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Sobat IT terbaik, mungkin ada diantara Anda yang sudah kelas 12 atau alumnus tahun sebelumnya yang ingin melanjutkan kuliah. Atau Anda sedang gundah, galau untuk memilih kampus sesuai dengan bakat dan minat Anda. Apakah sobat IT juga termasuk yang gundah dan galau? Hmm,… sobat IT tidak sendirian lho, penulis sendiri merasakan hal yang sama saat lulus SMA dan tidak dipungkiri, diluar sana banyak calon mahasiswa/mahasiswi kebingungan ingin melanjutkan kuliah kemana, selepas lulus SMA/SMK/MA. Bahkan kabarnya banyak mahasiswa salah jurusan atau salah pilih tempat kuliah akhirnya menjalani kuliah dengan terpaksa dan bertahun-tahun menderita☹. Naudzubillah, jangan sampai sobat IT ya. Mudah-mudahan setelah membaca artikel ini, sobat IT tidak kebingungan lagi deh pilih  tempat kuliah.

Inilah 7 tips dan strategi memilih tempat kuliah

  1. Tentukan Diploma atau S1.

Ya benar, jika sobat IT ingin cepat bekerja, tidak mau membebani orangtua atau mandiri dan tidak mau berlama-lama kuliah, pilihan jalur diploma tentu lebih tepat. Pilihan ini membuat sobat IT mengarah pada pembentukan kemampuan hardskill yang memang dibutuhkan dunia kerja. Jurusan desain grafis, informatika, bahasa inggris, akuntansi dan administrasi merupakan contoh pilihan jurusan diploma yang cocok dengan permintaan kerja yang ada. Disarankan sobat IT melanjutkan kuliah ke jenjang S1 setelah lulus jenjang diploma dan mandiri bekerja. Hal ini agar karir dan penghasilan sobat IT agar lebih baik.

Sedangkan kuliah S1 saat ini selain mendapatkan hardskill (terutama bidang vokasi), jenjang S1 mengarah pada pembentukan cakrawala dan pola pikir yang lebih luas. Selain itu sobat IT akan disibukkan dengan praktek dan waktu kuliah lebih lama tentu saja biaya yang lebih besar.

2. Kenali dan cermati kampus pilihan sobat IT.

Penting sekali sobat IT mengenal kampus lebih dini. Visi misi kampus, kurikulum/akademiknya, fasilitas yang disediakan, kualitas dosen dan lingkungannya. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya tentang kampus pilihan Anda. Apa nilai plus dari kampus tersebut. Misalnya sobat IT ingin memilih kampus yang visi misi dan lingkungan relejius. Ingat kuliah tidak sekedar mendapat skill dan pekerjaan, namun bagaimana diri kita dapat tetap menjaga ahlak/perilaku kita terhadap serangan budaya hedonisme dan kebebasan. Jangan sampai kita salah memilih lingkungan kampus dan teman yang akhirnya menjerumuskan dalam keburukan.

Sobat IT bisa mendapatkan informasi kampus dari para alumninya dan mengamati seperti apa hasil lulusan/pendidikan di kampus tersebut melalui para alumni tadi. Atau sobat IT juga bisa mendapatkan informasi kampus dari guru BP, kakak kelas, saudara bahkan justru orangtua kita.

  1. Ada beasiswa atau tidak

Sobat IT dapat lebih berhemat jika di kampus tersebut ada beasiswa. Selain itu sobat IT akan tertantang untuk berkompetisi secara akademik. Cari informasi beasiswa jauh-jauh hari sebelum datang ke kampus. Agar sobat IT dapat menyiapkan persyaratan administrasi dan akademik lebih efektif dan efisien.

  1. Mengetahui biaya kuliah dan biaya hidup disekitar kampus

Kalau yang ini sih pasti sobat IT harus tahu ya terutama para orangtua yang mengeluarkan biaya hidup setiap bulan. Apalagi biaya hidup pasti berbeda antara kampus satu dengan yang lain meskipun satu kota atau kabupaten. Untuk meringankan biaya atas beban orangtua, sobat IT dapat mencari informasi pekerjaan secara parttime, selain hal ini tentu menambah pengalaman kerja sebagai nilai plus setelah lulus kuliah.

  1. Konsultasi dengan ahlinya dan orangtua

Sobat IT dapat berkonsultasi dengan yang sudah ahli atau yang sudah punya pengalaman kuliah. Konsultasi dapat dilakukan dengan guru BP/BK, kakak tingkat, atau siapa saja yang lebih ahli dalam bidang ini, terlebih lagi dengan orangtua yang akan membiayai kuliah kita. Pastikan jauh hari sebelum tes sudah memutuskan memilih kampus mana dan  jurusan apa, sehingga peluang lolos / diterima sangat besar.

  1. Hindari ikut-ikutan dengan teman

Ikut teman apalagi hal yang baik dan benar, tentu boleh banget. Namun jangan asal ikut-ikutan ya. Jangan pernah mengambil jurusan karena sedang menjadi tren atau karena banyak dipilih oleh teman kita. Karena bisa jadi kampus/jurusan A akan cocok bagi teman Anda tapi sangat tidak tepat untuk Anda sendiri. Kita akan menyalahkan orang lain jika pilihan ternyata tidak tepat. Pilihan dapat dilihat dari sesuai minat/bakat dan kemampuan, baik akademik maupun finansial. Fokus dan bertanggungjawablah dengan apa yang kita pilih. Dengan begitu, situasi sesulit apa pun bisa diatasi dengan mudah.

  1. Berpikir Realistis

Keinginan sobat IT yang menggebu untuk dapat melanjutkan kuliah di kampus A bisa jadi cambuk penyemangat Anda. Namun, sobat IT harus tetap berpikir realistis. Ada baiknya sobat IT pertimbangkan matang-matang hal ini sesuai dengan kemampuan diri sendiri dan orangtua baik sisi finansial/dana dan dari sisi akademik.

Setelah lulus dan masuk kuliah di kampus pilihan, sobat IT tetap harus bekali diri dan latih diri sobat dengan softskill yang tidak diajarkan di kampus. Seperti; kepemimpinan dan komunikasi, berpikir kritis dan kreatif, kemampuan adaptasi dan kolaborasi / kerjasama. Softskill ini akan sangat berguna/bermanfaat untuk sobat setelah lulus kuliah ketika sobat bekerja atau berwirausaha.

Demikian artikel ini kami “sajikan” untuk sobat IT. In syaa Allah bermanfaat, silahkan share di media sosial Anda.

Btw, jika sobat IT ingin mendapatkan informasi lengkap tentang Kampus STIKOM El Rahma Bogor, silahkan menghubungi Bapak Suhenda klik wa.me/0816-1747-1954 atau Kang Mu’taz klik http://bit.ly/infopendaftaranstikomelrahma😊

Selamat dan sukses untuk sobat IT semua.
Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.